Keistimewaan dan Fadilah Bulan Rajab

Bismillah hirRohman nirRohim

Assallammualaikum wr.wb
Sahabat-sahabat yang dirahmati Allah, Pada hari Senin besok tanggal 14 Juni 2010 kita memasuki bulan Rajab. Dimulai bada Magrib sengan solat Raghaib dan
kemudian malamnya sahur untuk puasa hari Rabu besoknya yang merupakan puasa
hari pertama di builan Rajab. Bulan Rajab adalah bulannya Allah SWT.

Diriwayatkan bahawa Nabi SAW telah bersabda: “Ketahuilah bahawa bulan Rajab itu
adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab
dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SWT.

Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan
disisi ALLAH SWT. Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH
akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, seksa akhirat, dari terkena penyakit
gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan
diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa tujuh hari
dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.

Barangsiapa berpuasa lapan hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan lapan pintu
syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa lima hari dalam bulan Rajab,
permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SWT. Barangsiapa berpuasa lima belas
hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan
menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang
menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”

Sabda Rasulullah SAW: “Pada malam Mikraj, saya melihat sebuah sungai yang
airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak
wangi, lalu saya bertanya Jibril as : “Wahai Jibril untuk siapakah sungai
ini?”Berkata Jibril as: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca
selawat untuk engkau
dibulan Rajab.”

Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita: “Ketika kami berjalan bersam-sama Nabi
SAW melalui sebuah kubur, lalu Nabi berhenti dan Baginda menangis dengan amat
sedih, kemudian baginda berdoa kepada ALLAH SWT. Lalu saya bertanya Rasulullah
SAW: “Ya Rasulullah SAW,mengapakan anda menangis?” Lalu Rasulullah SAW
bersabda: “Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kubur mereka, dan
saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka.”

Sabda Rasulullah SAW lagi: “Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau
berpuasa satu hari saja dalam bulan Rajab, dan mereka tidak tidur semalam saja
di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa dalam kubur.” Tsauban
bertanya: “Ya Rasulullah SAW, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah
satu malam dalam bulan Rajab sudah boleh mengelakkan dari siksa kubur?”

Sabda Rasulullah SAW: “Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya
sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari
dan mengerjakan solat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat kerana
ALLAH,kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan
mengerjakan solat malam satu tahun.”

Sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban adalah
bulan aku (Rasulullah SAW) dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku.” “Semua
manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi,
keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab,Sya’ban dan bulan
Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang serta tidak ada rasa lapar dan haus
bagi mereka.”

KELEBIHAN BULAN RAJAB

Beberapa hadis Rasulullah saw menunjukkan kelebihan bulan rajab:

    1. Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan
      seribu kemuliaan di hari Qiamat.

 

  • Bulan Rajab bulan Allah, bulan Sya’ban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan
    umatku.

 

 

  • Kemuliaan Rajab dengan malam Isra’ Mi’rajnya, Sya’ban dengan malam nisfunya
    dan Ramadhan dengan Lailatul-Qadarnya.

 

 

  • Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa
    dua hari dilipatgandakan pahalanya.

 

 

  • Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang
    menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan).

 

 

  • Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.

 

 

  • Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam
    syurga, dan menjadi orang yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.

 

 

  • Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran
    keatas semua kalam (perkataan).

 

 

  • Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi
    minum air dari syurga.

 

 

  • Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang
    meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang
    ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang
    tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.

 

 

  • Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa
    sebulan pahalanya.

 

 

  • Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu
    dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai bulu roma jasadnya seribu
    kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan –

 

 

“Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Mi’raj akan mendapat
pahala seperti 5 tahun berpuasa.” – “Barang siapa yang berpuasa dua hari di
bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SWT.” “Barang siapa yang
berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan
pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan
siksa akhirat.”

“Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan
dikabulkan.”
“Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh
pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan
delapan pintu syurga.” – “Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan
ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan
kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah
(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”

Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang
airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari
minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan
sungai ini ?”
Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang
membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini”. Dalam sebuah riwayat Tsauban
bercerita : “Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW melalui sebuah
kubur,lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian
beliau berdoa kepada ALLAH SWT.

Lalu saya bertanya kepada beliau: “Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?”
Lalu beliau bersabda : “Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam
kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas
mereka”.
Sabda beliau lagi: “Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa
satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan
disiksa di dalam kubur”.

Tsauban bertanya: “Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah
satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?”
Sabda beliau: “Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai
nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan
mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH,
kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan
sholat malam satu tahun.”

Sabda beliau lagi: “Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban adalah bulan
aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku”. “Semua manusia akan berada
dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan
orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya’ban dan bulan Ramadhan. Maka
sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi
mereka.”

Wa min Allah at-tawfiq bi hurmat al-Fatiha

wasalam, arief hamdani

Download Mp3 Dzikir Al Ma’surot

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah, dengan mengingat sebanyak-banyaknya, dan bertasbilah kepadaNya pada waktu pagi dan petang.” ( QS 33: 41-42 )

Al-Ma`tsurat adalah kumpulan wirid yang terdiri dari ayat-ayat pilihan dan lafal-lafal dari hadist Rasulullah saw. yang biasa beliau amalkan dalam wiridnya. Dinamakan Al-Ma`tsurat, karena memang semua yang ada dalam kumpulan wirid ini dituntunkan oleh Rasulullah saw. Kata “ma`tsur” sendiri artinya yang dituntunkan ( ada riwayatnya) dari Rasululah saw. Membaca wirid merupakan salah satu sarana dzikir (mengingat Allah ) di samping sarana-sarana yang lain. Setiap mukmin harus senantiasa mengingat Allah dalam setiap kesempatan. Dzikir kepada Allah setiap saat juga merupakan karakter ulul albab (orang-orang yang berakal). Allah berfirman,

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Qs. Ali-Imran: 190-191).

Link Download :
1. Dzikir Al-Matsurot Pagi Download
2. Dzikir Al-Matsurot Sore Download

Mati adalah ???

Mati adalah berpisahnya roh dengan jasad untuk sementara waktu yang telah ditentukan oleh Allah s.w.t .

Mati adalah bentuk seni yang maha halus dan ghaib yang paling hapir dengan kita, yang mana kita sedang menunggunya yang entah bila datangnya.

Sabdha Nabi saw:

“Maut itu adalah perkara ghaib yang paling hampir yang sedang ditunggu”.

Hakikat mati bukan bererti ketiadaan semata-mata atau kehancuran keseluruhan dan kehilangan sepenuhnya. Tetapi masih ada hubungannya selepas itu.

Mati ialah terputusnya hubungan roh dengan jasad lahir dan batin, perpisahan di antara kedua-duanya, pertukaran dari satu keadaan kepada keadaan lain.

Dr Sidi Gazalba menyatakan:

kematian ialah terhentinya jasmani berfungsi, yakni nafas, jalan darah, gerak, fikiran, perasaan dan tenaga.

Kematian adalah batas sempurnanya roh (jiwa) dalam hidup makhluk. Maut bererti menghilangkan seluruh daya, selama roh itu berada dalam genggaman Allah.

Maut adalah penyempurnaan dua hal iaitu penyempurnaan yang secara hakiki, iaitu mati dan penyempurnaan tidur (tidak sempurna) kerana tidur itu hakikatnya adalah mati juga.

Mati berbeza dengan tidur, kerana tidur adalah terputusnya roh sementara dengan hubungan lahiriah.

Allah berfirman

Maksudnya: “Allah (Yang Menguasai Segala-galanya), Ia mengambil dan memisahkan satu-satu jiwa dari badannya, jiwa orang yang sampai ajalnya semasa matinya, dan jiwa orang yang tidak mati: dalam masa tidurnya; kemudian Ia menahan jiwa orang yang Ia tetapkan matinya dan melepaskan balik jiwa yang lain (ke badannya) sehingga sampai ajalnya yang ditentukan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir (untuk memahaminya)” (Surah az-Zumar, ayat 42).

Ramai manusia menganggap kematian adalah sesuatu yang menakutkan. Namun keadaan sebenar kehidupan di alam barzakh hanya diketahui oleh Allah. melalui nas al-Quran dan hadis, manusia awal-awal lagi diberi peringatan agar bersedia menempuhinya dengan memperbanyakkan amalan kebajikan dan menjauhi kemungkaran agar terjamin keselamatannya kelak.