sorry for myself

aku hanya pemimpi yang bermimpi indah akan dirimu, aku hanya pemimpi yang bermimpi jadi yang terbaik bagimu, tapi aku hanya seorang pemimpi, yang akhirnya harus terbangun, mimpi indah hanya dapat aku kenang, karena Kita ketahui sendiri, kita berangkat dari pertemanan, “pertemanan”, dan kau pilih aku hanya “coba-coba”, “coba-coba” berani bgt? “coba-coba” siapakah dirimu?, “coba-coba” aku siapa?, aku siapa? sehingga di perlakukan seperti ini, seberapa pantaskah kau memperlakukan aku seperti itu, berkali-kali aku tersakiti, tp egomu membutakan dirimu akan diriku, bagaimana kah aku?apakah ini yang di namakan cinta? “cinta itu pembodohan”, apa ini yang harus aku terima, “isapan jempol”, ahh aku sudah terlalu sayang,

Kini Kau yang membuat Perjuangan ku sudah menemui titik koma, kepercayaanku tidak ada gunanya, aku seperti tak pernah hadir, sehingga kau bisa memasukkan orang lain dihatimu, selain aku (hebat, smart, good ide) gumamku, sorry for myself, i can’t better.

Leave a Comment.